Polda Sumsel Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba melalui Rakernis Reserse Narkoba
Transsumsel.com Palembang – Polda Sumatera Selatan (Sumsel) terus menunjukkan komitmen kuat dalam memerangi peredaran narkoba. Pada Kamis, 3 Oktober 2024, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Dolifar Manurung, membuka acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) di Hotel The Alts, Palembang. Kegiatan ini mengusung tema “Penyidik Reserse Narkoba Polri yang Presisi Siap Mengoptimalkan Penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Restorative Justice Guna Mewujudkan Indonesia Emas Bebas Narkoba.”
Rakernis ini dihadiri oleh para Kasubdit Dit Narkoba Polda Sumsel, Kasat Narkoba, serta penyidik Reserse Narkoba. Melalui Kasubbid PID, AKBP Suparlan, SH, MSi, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto menjelaskan bahwa Rakernis ini merupakan langkah strategis untuk mengantisipasi tantangan baru dalam penanganan kasus narkoba.
“Rakernis ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas penyidik dalam menghadapi tantangan baru, khususnya terkait TPPU yang berhubungan dengan kejahatan narkoba,” jelas Suparlan. Selain itu, penegakan hukum yang presisi dan profesional menjadi fokus utama dalam penanganan kasus ini.
Para penyidik juga didorong untuk mengoptimalkan penyidikan tindak pidana pencucian uang yang sering terkait dengan jaringan narkoba. Suparlan menambahkan bahwa penerapan restorative justice sangat penting dalam kasus-kasus pengguna narkoba yang pertama kali dan tidak terkait dengan pengedaran. “Restorative justice bisa menjadi solusi yang efektif dalam memberikan kesempatan kedua bagi pengguna untuk kembali ke jalan yang benar,” ujarnya.
Dengan adanya Rakernis ini, Polda Sumsel berharap dapat menghasilkan strategi konkret untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Sumsel dan mewujudkan generasi muda yang bebas dari narkoba. “Narkoba adalah musuh bersama, kita harus bersatu padu dalam memberantasnya,” tegas Suparlan.
Kegiatan ini dihadiri oleh narasumber dari berbagai lembaga, termasuk BNNP Sumsel, Bea Cukai Sumbagtim, Kajati Sumsel, dan para ahli lainnya.
Penulis : jati
Sumber foto : humas polda sumsel
