Bandara SMB II Palembang Resmi Kembali Berstatus Internasional, GM Bandara: Semua Persiapan Sudah Siap
Palembang Transsumsel — Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (SMB II) Palembang kini resmi kembali berstatus sebagai bandara internasional. Hal ini menyusul diterbitkannya Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 26 Tahun 2025 tentang Penetapan Bandara SMB II Palembang, Bandara H.A.S. Hanandjoeddin di Bangka Belitung, dan Bandara Jenderal Ahmad Yani di Semarang sebagai bandar udara internasional.
General Manager Bandara SMB II Palembang, R. Iwan Winaya Mahdar, dalam keterangannya kepada media pada Minggu (28/8/2025), menyampaikan bahwa pihaknya menyambut gembira keputusan tersebut dan telah menyiapkan seluruh aspek operasional untuk melayani penerbangan internasional reguler.
“Alhamdulillah, dengan keluarnya KM 26 Tahun 2025, kami bersama seluruh stakeholder telah melakukan persiapan matang, baik dari sisi SDM, prosedur operasional, hingga fasilitas bandara. Semua sudah siap untuk kembali melayani penerbangan internasional reguler,” ujar Iwan.
Iwan menjelaskan bahwa langkah-langkah persiapan meliputi pelatihan keselamatan (safety awareness) dan keamanan (security awareness), serta pengecekan fasilitas baik di sisi udara, terminal, maupun darat. Ia menegaskan, tidak ada kendala berarti dalam proses persiapan tersebut.
“Fasilitas sudah siap, baik dari sisi udara, terminal, maupun sisi darat. Kami juga telah melakukan mitigasi untuk memastikan semua berjalan aman dan lancar,” tambahnya.
Sebelum resmi kembali menjadi bandara internasional, Bandara SMB II sudah melayani penerbangan internasional terbatas untuk umrah dengan penerbangan langsung Palembang–Jeddah sebanyak dua kali dalam seminggu. Menurut Iwan, pengalaman ini menjadi modal penting untuk kembali mengaktifkan penerbangan internasional reguler yang sebelumnya sudah berjalan sebelum pandemi COVID-19.
“Kegiatan penerbangan internasional bukan hal baru bagi kami. Sebelum pandemi, kami sudah melayani rute ke Kuala Lumpur dan Singapura dengan maskapai seperti AirAsia, Scoot, Jetstar, Garuda Indonesia, dan Lion Air,” jelasnya.
Saat ini, Bandara SMB II tengah menunggu pengajuan resmi dari maskapai penerbangan untuk membuka kembali rute-rute internasional tersebut.
“Kami menunggu pengajuan dari maskapai. Setelah mendapatkan flight approval dan slot time dari Kementerian Perhubungan, maskapai akan mulai menawarkan penerbangan kepada masyarakat,” ujar Iwan.
Lebih lanjut, Iwan juga mengungkapkan bahwa seluruh instansi pendukung bandara, termasuk Bea Cukai, Imigrasi, Karantina Hewan, Ikan, Tumbuhan, dan Kesehatan, sudah siap untuk mendukung kelancaran penerbangan internasional ini. Sinergi dan kolaborasi antar-stakeholder disebut menjadi kunci sukses layanan internasional.
“Kami ingin memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dukungan dari semua pihak, termasuk Lanud Sri Mulyono Herlambang dalam bidang keamanan dan keselamatan, sangat kami apresiasi,” tuturnya.
Sebagai penutup, Iwan berharap penerbangan internasional reguler bisa segera dimulai, apalagi mendekati perubahan musim penerbangan dari winter ke summer.
“Mudah-mudahan sebelum pergantian musim atau saat winter ini, penerbangan internasional reguler sudah bisa beroperasi kembali dari Palembang,” pungkasnya.
