Mahasiswa Amerika dan Thailand Kunjungan ke Pagar Alam : Melihat Keberagaman Budaya, Keindahan dan Sejarah di Kota Pagar Alam
Mahasiswa program Darmasiswa yang sedang belajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sriwijaya, mengikuti kegiatan field trip di Kota Pagar Alam (28—30/5/2024). Kegiatan ini merupakan bagian dari program akhir Darmasiswa yang bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa tentang budaya dan sejarah penduduk setempat. Mahasiswa asing yang mengikuti kegiatan ini berasal dari Amerika (Mathias Stephen James) dan Thailand (Wongprakob Wuttipong).
Kegiatan ini didampingi oleh Wakil Dekan 3 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sriwijaya, Dr. Ismet, S.Pd., M.Si., Sekretaris Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Ernalida, S.Pd., M.Hum., Ph.D., dan Dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Khalidatun Nuzula, M.Pd. Selain itu, perwakilan dari Dinas Kota Pagar Alam, Drs. Cholmin, M.Pd selaku Kepala Dinas dan Bapak Enhar, S.Sos, M.Si. selaku Kabid Pendidikan Dasar, juga turut hadir mendampingi para mahasiswa program Darmasiswa ini.
Sekretaris Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Ernalida, S.Pd., M.Hum., Ph.D. mengatakan selama field trip berlangsung, para mahasiswa Darmasiswa diarahkan untuk mengunjungi beberapa tempat yang menampilkan budaya dan sejarah Kota Pagar Alam. “Rute pertama yang dikunjungi adalah Rumah Asli Penduduk Basemah, yang merupakan hunian penduduk asli Kota Pagar Alam”Ujarnya. Di sini, mereka dapat melihat langsung kehidupan dan budaya masyarakat setempat sekaligus mendapatkan penjelasan mengenai asal-usul Suku Besemah yang ketangguhannya tergambar pada rumah adatnya. Pada bagian pintu, terdapat lambang yang menunjukkan bahwa Suku Basemah merupakan suku yang dapat menguasai empat elemen di bumi. Selain itu, pada bagian atap rumah, terdapat buritan kapal yang menunjukkan bahwa Suku Besemah merupakan pejuang yang tangguh menghadapi badai di lautan.
Pada rute selanjutnya, Ernalida menjelaskan para peserta mengunjungi kebun kopi dan teh, mempelajari proses penanaman, panen, dan pengolahan kopi serta teh. “Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan wawasan tentang sektor pertanian di daerah tersebut. Terakhir, para mahasiswa juga mengunjungi situs megalitikum yang merupakan peninggalan sejarah kuno Kota Pagar Alam. Di sini, mereka memahami lebih dalam tentang kebudayaan dan peradaban masa lalu yang ditunjukkan dengan bukti-bukti situs yang dapat mereka saksika secara langsung diiringi dengan penjelasan dari pihak Dinas Kota Pagar Alam” pungkasnya.
Field trip ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa Darmasiswa dalam memahami keberagaman budaya dan sejarah di Kota Pagar Alam. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang Indonesia dan memperkaya pengetahuan mereka dalam belajar BIPA.
