Dosen FKIP UM Palembang Perkuat Pendidikan Karakter Melalui Matematika di SD Negeri 3 Muara Beliti
TRANS SUMSEL – Palembang, Tim dosen dari FKIP Universitas Muhammadiyah Palembang sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran Matematika: Praktik Baik untuk Guru SD Negeri 3 Muara Beliti”. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah paradigma bahwa matematika tidak hanya soal angka, tetapi juga sarana pembentukan watak siswa. Tim PkM ini diketuai oleh Rieno Septra Nery, S.Si., M.Pd., dengan anggota Dr. Bonita Hirza, M.Pd., Agus Supriadi, S.Si., M.Si., dan melibatkan mahasiswa Tria Anggraini.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh fenomena di mana pembelajaran matematika di sekolah dasar sering kali terlalu fokus pada kemampuan kognitif dan mengabaikan potensi pembentukan karakter. Melalui skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM), tim memberikan pelatihan intensif kepada para guru kelas mengenai cara menyisipkan nilai-nilai seperti kejujuran, disiplin, kerja keras, dan berpikir logis ke dalam kurikulum matematika.
“Pendidikan karakter adalah pondasi penting. Kami ingin mewujudkan model pembelajaran matematika yang humanis di SD Negeri 3 Muara Beliti untuk mendukung profil Pelajar Pancasila,” ungkap tim dalam laporannya.
Pelaksanaan pengabdian yang menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) ini menunjukkan hasil yang positif. Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, terdapat peningkatan kapasitas guru sebesar 50% dalam memahami metode integrasi karakter dibandingkan sebelum pelatihan. Selain itu, kegiatan ini telah menghasilkan setidaknya 5 modul ajar matematika berbasis karakter yang telah divalidasi.
Kepala SD Negeri 3 Muara Beliti, Cek Mamat Jekres Toyo, S.Pd., memberikan apresiasi yang sangat tinggi dan menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan keterampilan baru bagi guru dalam mengolah materi logika matematika agar lebih bermoral. Sebagai keberlanjutan program, tim pengabdi menyarankan agar pihak sekolah melakukan supervisi rutin untuk memastikan rencana pembelajaran berbasis karakter tersebut diterapkan secara konsisten di kelas. Selain dalam bentuk modul, hasil pengabdian ini juga sedang diproses untuk dipublikasikan pada jurnal nasional terakreditasi.

