Mendongeng Menjadi Bentuk Sosialisasi 7 Kebiasaan Hebat Anak Indonesia SD Metodist 3 Palembang
TRANS SUMSEL – Mendongeng menjadi salah satu ciri khas atau keistimewaan yang digaungkan di Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Katolik Musi Charitas. Mendongeng menjadi salah satu mata kuliah yang dibekali kepada seluruh mahasiswanya.
Mendongeng banyak disukai anak, khususnya anak ditingkat sekolah dasar. Mendongeng yang disukai anak-anak, berbentuk fabel, myte, cerita rakyat, atau lainnya. Mendongeng bukan hanya sekadar menyampaikan cerita tetapi juga membentuk karakter penikmatnya.
Pembentukan karakter dapat dimulai dari kecil. Sumber daya manusia dipercaya memiliki delapan karakter bangsa yang utama, yaitu religius, bermoral, sehat, cerdas dan kreatif, rajin bekerja, disiplin dan tertib, mandiri, serta bermanfaat bagi masyarakat. Karakter-karakter utama bangsa ini dapat dicapai melalui pembiasaan yang dilakukan anak setiap hari sehingga menjadi bagian dari budaya.
Jika kebiasaan ini diterapkan secara konsisten dalam waktu yang lama, maka akan tertanam dalam diri anak sebagai karakter yang melekat. Pembiasaan yang perlu dilakukan anak setiap hari dikenal dengan tujuh kebiasaan anak Indonesia cemerlang, yaitu: bangun pagi, beribadah, berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi, senang belajar, berinteraksi dengan masyarakat, serta tidur dengan waktu yang cukup.
Universitas Katolik Musi Charitas melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di SD Metodist 3 Palembang di Jalan Tembok Baru Nomor 777 A, 9/10 Ulu, Seberang Ulu I, Kota Palembang. Kegiatan tersebut bertemakan Transformasi Budaya Sekolah Mewujudkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam Lingkungan Belajar. Kegiatan tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan tim Pengabdian kepada Masyarakat UKM dalam mensosialisasikan program budaya sekolah dalam mewujudkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Katolik Musi Charitas yang diketuai oleh Tresiana Sari Diah Utami, M.Pd. bersama anggotanya yakni B.A. Indriasari, M.Pd. Anastasia Sri Sukistini, S.E., M.M., Riyanto, S.E., M.A., dan Dr. Stepanus Sigit Pranoto, M.Hum melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat di SD Metodist 3 Palembang. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat kali ini difokuskan dalam sosialisasi program 7 kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Sosialisasi program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat melalui mendongeng ini diikuti seluruh peserta didik SD Metodist 3 Palembang yang berjumlah 63 orang. Seluruh peserta merupakan peserta didik kelas 1 hingga 6 SD.
Kegiatan sosialisasi dilaksakan pada hari Sabtu, 26 September 2025. Kegiatan dilaksanakan secara terpisah antara peserta didik kelas rendah dan peserta didik kelas tinggi. Semua tingkat diajak mendengarkan dongeng yang bertemakan kegiatan 7 kebiasaan anak Indonesia hebat. Peserta didik terlihat antusias dalam mendengarkan dan merespon dari cerita dongeng yang disampaikan oleh mahasiswa Prodi PGSD.
Setelah mendengarkan cerita dongeng, seluruh peserta didik diajak berdiskusi mengenai pentingnya 7 kebiasaan anak Indonesia hebat tersebut. Mereka memahamu bahwa 7 kebiasaan anak Indonesia hebat itu jika diterapkan dalam kehidupan akan berdampak baik bagi masa depan.
Ibu Maria, M.Pd. selaku kepala SD Metodist 3 memberikan pendapat bahwa sosialisasi melalui mendongeng ini merupakan hal baru yang didapatkan oleh peserta didik. Harapannya, seluruh peserta didik dapat lebih bersemangat lagi dalam menjiwai 7 kebiasaan anak Indonesia hebat tersebut.
Andrew yang menjadi salah satu peserta sosialisasi merasakan semangat untuk berdisiplin. Disiplin menurutnya menjadi nilai karakter yang perlu ditingkatkan kembali. Disiplin dapat berbentuk tepat waktu datang ke sekolah, mengerjakan tugas, dan tidak lalai dengan bermain gim saja.
