GALI POTENSI KONTEN ETNOBOTANI DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA, MAHASISWA UNSRI RAIH DUA PENGHARGAAN
TRANS SUMSEL – Dua penghargaan diperoleh Muhammad Zakiul Fikri, Mahasiswa Magister Pendidikan Bahasa, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sriwijaya Palembang. Mahasiswa asal Bangka Belitung yang biasa dipanggil Zaki ini mendapat juara 2 lomba Pengembangan Bahan Ajar dan juara 3 lomba Karya Tulis Ilmiah dalam acara Kompetisi Kreativitas Mahasiswa 2025 yang diumumkan dalam acara Rapat Kerja Nasional dan Seminar Internasional IKAPROBSI di Malang, 7—9 Agustus 2025.
Kompetisi Kreativitas Mahasiswa 2025 menjadi ajang berkompetisi bagi mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dari jenjang sarjana, magister, dan doktor berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Acara ini merupakan program kerja IKAPROBSI dan telah diselenggarakan secara daring pada Mei—Juli 2025. Ajang yang dilombakan di antaranya adalah musikalisasi puisi, film pendek, dan esai untuk tingkat sarjana, serta lomba karya tulis ilmiah dan pengembangan bahan ajar untuk jenjang magister dan doktor.
Pengambilan hadiah juara dilaksanakan secara luring di Savana Hotel & Convention, Malang, Jawa Timur. Dalam penerimaan penghargaan itu, Zaki didampingi oleh dua dosen hebat dari Universitas Sriwijaya, yaitu Prof. Dr. Nurhayati, M.Pd., dan Ibu Ernalida, S.Pd., M.Hum., Ph.D. Selain menghadiri rapat kerja dan seminar internasional IKAPROBSI, acara ini merupakan ajang silaturahmi bagi akademisi, mahasiswa, dan pemerhati bahasa Indonesia. Dalam kesempatan ini, ketua umum IKAPROBSI, Prof. Dr. Sarwiji Suwandi, M.Pd. mengungkapkan bahwa Kompetisi Kreativitas Mahasiswa adalah ajang untuk meningkatkan kualitas mahasiswa program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.
Zaki menyatakan bahwa pencapaian yang diperolehnya ini tidak terlepas dari bantuan banyak pihak. Ungkapan terima kasih disampaikan kepada pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan dalam kompetisi ini.
“Awalnya, saya mendapat kepercayaan untuk ikut lomba dari Koorprodi, Ibu Sary Silvhiany, M.Pd., M.A., Ph.D. Kemudian, saya mencari inspirasi ide yang sesuai dengan tema. Temanya tentang energi dan ketahanan pangan. Waktu itu yang terlintas di benak saya adalah pangan lokal. Saya melakukan miniriset tentang etnobotani masyarakat Jerieng di Bangka Belitung dan mengintegrasikannya ke dalam teks mata pelajaran Bahasa Indonesia,” ungkap Zaki.
Menanggapi isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan, Zaki mengungkapkan bahwa pembelajaran Bahasa Indonesia sudah semestinya mengintegrasikan konten dari berbagai disiplin ilmu. Terlebih, saat ini Indonesia sedang memprioritaskan program ketahanan pangan. Etnobotani, yaitu ilmu botani mengenai pemanfaatan tumbuh-tumbuhan dalam keperluan kehidupan sehari-hari dan adat suku bangsa, menjadi penting untuk diketahui oleh generasi muda.
“Kearifan lokal kita bangsa Indonesia ini kaya sekali. Termasuk bagaimana masyarakat kita memanfaatkan tumbuhan lokal sebagai bahan makanan, obat, atau keperluan lain. Ini hal yang menarik untuk dikenalkan pada generasi muda. Melalui teks bahasa Indonesia sebagai bahan ajar literasi, saya rasa ini menjadi peluang penelitian yang baik. Saya pun berkoordinasi dengan guru di SMA Negeri 1 Simpang Teritip dan melakukan analisis kebutuhan untuk pengembangan produk berupa bahan ajar. Hasil riset ini saya gunakan dalam kompetisi dan alhamdulillah ternyata saya juga berkesempatan mendapat juara,” ujar Zaki. Hal ini membuktikan bahwa hal-hal sederhana dan dekat dengan kita bisa menjadi sumber kreativitas untuk pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Saya juga dibantu oleh dosen-dosen Unsri yang luar biasa. Saya banyak belajar dari Ibu Dr. Santi Oktarina, M.Pd. dan Ibu Ernalida, S.Pd., M.Hum., Ph.D., selaku pembimbing akademik yang selalu memberikan komentar membangun untuk riset saya. Prof. Dr. Nurhayati, M.Pd. yang selalu memberikan motivasi semangat riset. Ibu Dr. Izzah Zen Syukri, M.Pd. telah memberikan motivasi dan ilmu mengenai banyak hal dan itu sangat berharga bagi saya. Saya juga berterima kasih kepada rektor Universitas Sriwijaya, Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si., dan jajaran pimpinan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Bapak Dr. Hartono, M.A., Ibu Dr. Rita Inderawati, M.Pd., Prof. Dra. Nyimas Aisyah, M.Pd., Ph.D., dan Bapak Dr. Ismet, M.Si. yang telah mendukung studi saya di Universitas Sriwijaya. Terima kasih yang tak terhingga juga kepada dosen-dosen di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sriwijaya atas ilmu yang diberikan. Begitu juga kepada orang tua, sahabat, dan rekan-rekan sejawat yang banyak membantu saya. Saya sangat berterima kasih.”
Semoga pencapaian ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak. Ketekunan, kerja keras, usaha, suka belajar, dan terbuka terhadap hal-hal baru adalah kunci untuk generasi muda agar terus berkembang.
