“Menuju Kampus Bereputasi Global: Raker UNSRI 2025 Usung Tata Kelola Modern dan Internasionalisasi”
TRANS SUMSEL – Bandar Lampung — Universitas Sriwijaya (UNSRI) menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Pimpinan 2025 sebagai tindak lanjut perubahan status UNSRI menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 2024. Kegiatan ini berlangsung di Bandar Lampung pada 3–6 September 2025, dipimpin oleh Prof. Dr. Taufiq Marwa, S.E., M.Si. selaku Rektor Universitas Sriwijaya dan dihadiri oleh seluruh pimpinan universitas, termasuk para dekan dan wakil dekan dari 10 fakultas.
Mengusung tema “Penguatan Tata Kelola Modern, Internasionalisasi, dan Kualitas Pembelajaran untuk Mewujudkan Reputasi Global Universitas Sriwijaya sebagai PTN-BH”, raker ini menjadi forum strategis untuk menyamakan visi, menyusun program kerja, dan memperkuat kolaborasi lintas unit di lingkungan UNSRI.
Dari FKIP UNSRI, hadir secara lengkap Dekan FKIP Dr. Hartono, M.A., bersama jajaran wakil dekan: Dr. Rita Inderawati, M.Pd. (WD I), Dr. Didi Jayasantri, M.Si. (WD II), dan Prof. Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M.Pd. (WD III). Kehadiran penuh pimpinan FKIP ini menunjukkan komitmen fakultas pendidikan terbesar di UNSRI untuk mendukung arah kebijakan universitas.
Dalam forum tersebut, dibahas enam fokus utama:
- Penguatan tata kelola modern berbasis transparansi dan akuntabilitas.
- Peningkatan kualitas sumber daya manusia untuk riset, pembelajaran, dan pengabdian.
- Internasionalisasi UNSRI melalui kerja sama global, student mobility, dan akreditasi internasional.
- Peningkatan kualitas pembelajaran berbasis teknologi dan kurikulum berstandar dunia.
- Diversifikasi pendapatan universitas dalam mendukung kemandirian PTN-BH.
- Peningkatan kesejahteraan sivitas akademika sebagai penopang reputasi global.
Rapat kerja ini diharapkan menjadi pijakan kuat bagi UNSRI untuk mempercepat transformasi menuju universitas kelas dunia yang bereputasi global, sejalan dengan tagline “Rumah Kita: PTN-BH, Bereputasi, Berdampak.”
