Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sriwijaya Gelar Pelatihan bagi Guru-Guru SMP di Kabupaten Ogan Ilir
TRANSSUMSEL.COM – Begitu besar antusiasme guru-guru di Ogan Ilir mengikuti pelatihan yang diadakan oleh tim Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sriwijaya (Unsri).
Sebanyak 6 tim dengan total orang yang berasal dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Sriwijaya (Unsri) telah melakukan kegiatan pengabdian pada masyarakat. Kegiatan dimulai 5 September 2024 lalu, berlokasi di SMP N 1 Indralaya, dan sejumlah kurang lebih 150 guru Bahasa Indonesia yang ada di Kabupaten Ogan Ilir menjadi pesertanya.
Dalam acara pembukaan, Bapak Alamsyari, S.Pd., M.Pd., Selaku Ketua MGMP Bahasa Indonesia Ogan Ilir yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Ogan Ilir mengatakan bahwa kegiatan ini disambut dengan baik dan antusias oleh para guru. Banyak harapan beliau dalam acara ini.
“Sebagai guru, kita perlu mengeksplorasi dan mempelajari banyak skill baru (mendeley, dll) yang nantinya akan atau bisa diberikan kepada orang sekitar seperti siswa, sesama guru, keluarga dan juga tetangga”, ucap Alam
Pengabdian pada masyarakat sendiri merupakan salah satu dari tiga kewajiban dosen yang dikenal dengan tridharma perguruan tinggi, yaitu melaksanakan pengajaran, penelitian, dan pengabdian.
Ernalida, S.Pd., M.Hum., Ph.D., selaku perwakilan ketua tim pengabdian mengucapkan terima kasih kepada semua yang terlibat serta para peserta pengabdian ini, dan berharap acara ini bermanfaat bagi masyarakat.
“Dengan adanya kegiatan ini kiranya dapat membantu dan memperluas pemahaman. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan. Selain menambah wawasan, dapat juga menjadi wadah untuk bersilaturahmi”, ujar Erna.
Kegiatan pengabdian ini dibagi menjadi enam tim. Tim pertama diketuai oleh Prof. Dr. Mulyadi Eko Purnomo, M.Pd., dengan judul “Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar dengan Model Inovatif Bagi Guru Bahasa Indonesia di Kabupaten Ogan Ilir”..
Tim kedua diketuai oleh Dr. Zahra Alwi, M.Pd., dengan judul “Pelatihan Pembuatan Bahan Ajar Digital Berbasis Ekopedagogi Berbantuan Buatan bagi Guru-Guru SMP di Kabupaten Ogan Ilir dan Implikasinya terhadap Literasi Siswa Abad 21”.
Tim ketiga diketuai oleh Ernalida, S.Pd., M.Hum., Ph.D., dengan judul “Pelatihan Pengembangan LKPD Digital Berbasis Kearifan Lokal dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) bagi Guru-guru Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Ogan Ilir”.
Tim keempat diketuai oleh Dr. Izzah, M.Pd., dengan judul “Penyusunan Daftar Pustaka Berbasis Mendeley pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Bagi Pelatihan dan Pendampingan Guru-guru SMP di Kabupaten Ogan Ilir sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka”.
Tim kelima diketuai oleh Dr. Santi Oktarina., dengan judul “Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Rencana Pembelajaran berbasis Model Pembelajaran Project Based Learning Berpadukan Pembelajaran Diferensiasi bagi Guru-guru SMP di Kabupaten Ogan Ilir”.
Terakhir, tim keenam diketuai oleh Hani Atus Sholikhah, M.Pd., dengan judul “Pelatihan Penyusunan Soal-soal pada Kurikulum Merdeka Berbasis Aplikasi Digital bagi Guru-guru Bahasa Indonesia SMP Kabupaten Ogan Ilir”.
Hani Atus Sholikhah, M.Pd., mengemukakan kegiatan pengabdian tidak hanya dilakukan secara luring. Kegiatan luring sebagai awalan. Berikutnya, para guru akan mengikuti kegiatan lanjutan secara daring. Kemudian memiliki target untuk membuat produk sesuai dengan materi yang sudah diberi.
